Teh menyehatkan (bagian dalam) mulut
Sebuah penelitian membuktikan bahwa kandungan kimiawi di dalam teh dapat memusnahkan bakteri dan virus yang berasal dari infeksi tenggorokan, karies pada gigi maupun penyakit lainnya pada mulut. Hal ini semakin memberikan prospek yang cerah bagi industri pasta gigi dan obat kumur dengan menambahkan ekstrak teh ke dalam produk tersebut. Hasil penelitian tersebut disajikan pada pertemuan
the American Society for Microbiology yang membahas tentang manfaat teh bagi kesehatan.
Berdasarkan informasi dari seorang mikrobiologis dari Pace University Amerika Serikat, Milton Schiffenbauer, mengungkapkan bahwa teh hijau lebih baik dalam melawan aktivitas virus. Penelitian yang dilakukannya menunjukkan bahwa ekstrak teh dapat memusnahkan organisme-organisme yang menyebabkan penyakit pada tubuh manusia. Dia juga menambahkan, jika kita ingin menstimulasi sistem kekebalan tubuh dan pada saat yang sama kita dapat memusnahkan organisme merugikan, maka masuk akal bila kita lebih memilih untuk mengkonsumsi teh.
Teh mencegah bau mulut
Penelitian baru-baru ini telah menyelidiki kandungan teh hijau dan teh hitam untuk kesehatan mulut. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa teh hijau berkafein adalah yang terbaik melawan virus, diikuti oleh teh hitam berkafein. Sedangkan teh dekafein (tidak/sedikit mengandung kafein) kurang efektif sebagai agen antivirus.
Hasil penelitian lain menjelaskan bahwa kandungan kimiawi pada teh seperti polyphenol dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang mengakibatkan bau mulut. Christine Wu, seorang peneliti dari University of Illinois di Chicago mengatakan bahwa pertumbuhan bakteri pathogen di dalam mulut dapat ditekan dengan meminum teh hitam. Selain itu kandungan polyphenol nya juga dapat menyehatkan bagian dalam mulut karena polyphenol dapat menghilangkan komponen penyebab bau mulut yang dihasilkan oleh bakteri pathogen tersebut.
Tetapi seorang peneliti dari University of Sheffield Dental School di Inggris, Dr. Ian Douglas, berpendapat bahwa jangan terlalu dini berkesimpulan mengenai hal ini sebelum ada ujicoba klinis. Namun beliau setuju bila teh dapat dijadikan sebagai faktor tambahan atau bahan untuk memerangi penyakit mulut. Beliau juga tetap menyarankan untuk selalu menggunakan pasta gigi konvensional yang mengandung fluoride sampai ada informasi lebih lanjut mengenai manfaat teh bagi kesehatan mulut.
(Sumber: http://news.bbc.co.uk)