Kandungan teh memiliki efek pelindung lapisan gigi
Pada artikel sebelumnya kita telah mengetahui bahwa sebagian besar erosi lapisan gigi dapat diakibatkan oleh konsumsi
soft drink. Beberapa ahli menyarankan agar mengubah kebiasaan meminum
soft drink terutama yang bersoda, menjadi mengkonsumsi teh.
Pada bagian ini dikemukakan bukti ilmiah mengapa teh tidak memiliki sifat erosive seperti minuman lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Carrie Ruxton, salah seorang anggota Tea Advisory Panel menyatakan bahwa sifat atau efek protektif dari teh berasal dari kandungan alami teh itu sendiri. Dia mengatakan bahwa salah satu kandungan teh adalah fluoride, sehingga teh dapat menjadi komponen pelindung lapisan gigi terhadap asam. Selain itu, zat tannin dalam teh dapat menghambat pembentukan enzyme saliva menjadi amilum atau gula di dalam mulut.
Untuk memperkuat kesimpulan bahwa teh dapat mencegah erosi gigi, Mohammed Bassiouny, seorang peneliti senior dari of Philadelphia’s School of Dentistry, melakukan penelitian dengan menyelidiki sekitar 36 sampel geraham yang direndam dalam cairan yang berbeda-beda dan dianalisa lebih dari 20 minggu.
Penelitian tersebut bertujuan untuk mengindentifikasi efek erosive teh pada lapisan gigi tanpa menambahkan susu dan gula, dan membandingkannya dengan minuman cola, orange juice, cuka dan air. Hasilnya menunjukkan bahwa teh bersifat sama seperti air biasa yang tidak memiliki efek erosive terhadap lapisan gigi, Sebaliknya, hasil yang diperoleh dari rendaman cuka memiliki pengaruh erosive yang sempurna terhadap lapisan gigi, sedangkan cola dan gula mengandung efek erosive yang sangat tinggi. Selanjutnya para ahli tersebut menganjurkan bahwa meminum segelas teh per hari dapat mencegah pengikisan lapisan gigi, dan kesehatan gigi tetap terjaga.
(Sumber: http://lifestyle.in.msn.com)