Plus Herbal Products
rssfeed

     


 
 

Info » Tahukah Anda
Sejarah Teh di Indonesia?
Oleh: Ansari
07/01/2009 - 13:01:05 WIB
Tell a Friend

Tanaman teh termasuk genus Camellia yang memiliki sekitar 82 species, terutama tersebar di kawasan Asia Tenggara pada garis lintang 30° sebelah utara maupun selatan khatulistiwa. Selain tanaman teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) yang dikonsumsi sebagai minuman penyegar, genus Cammelia ini juga mencakup banyak jenis tanaman hias.

Kebiasaan minum teh diduga berasal dari China yang kemudian berkembang ke Jepang dan juga Eropa. Tanaman teh berasal dari wilayah perbatasan negara-negara China selatan (Yunan), Laos Barat Laut, Muangthai Utara, Burma Timur dan India Timur Laut, yang merupakan vegetasi hutan daerah peralihan tropis dan subtropis.

Tanaman teh pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1684, berupa biji teh dari Jepang yang dibawa oleh seorang Jerman bernama Andreas Cleyer, dan ditanam sebagai tanaman hias di Jakarta. Pada tahun 1694, seorang pendeta bernama F. Valentijn melaporkan melihat perdu teh muda berasal dari China tumbuh di Taman Istana Gubernur Jendral Champhuys di Jakarta.

Pada tahun 1826 tanaman teh berhasil ditanam melengkapi Kebun Raya Bogor, dan pada tahun 1827 di Kebun Percobaan Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Berhasilnya penanaman percobaan skala besar di Wanayasa (Purwakarta) dan di Raung (Banyuwangi) membuka jalan bagi Jacobus Isidorus Loudewijk Levian Jacobson, seorang ahli teh, menaruh landasan bagi usaha perkebunan teh di Jawa.

Teh dari Jawa tercatat pertama kali diterima di Amsterdam tahun 1835. Teh jenis Assam mulai masuk ke Indonesia (Jawa) dari Sri Lanka (Ceylon) pada tahun 1877, dan ditanam oleh R.E. Kerkhoven di kebun Gambung, Jawa Barat. Dengan masuknya teh Assam tersebut ke Indonesia, secara berangsur tanaman teh China diganti dengan teh Assam, dan sejak itu pula perkebunan teh di Indonesia berkembang semakin luas. Pada tahun 1910 mulai dibangun perkebunan teh di daerah Simalungun, Sumatera Utara. (Sumber: Petunjuk Kultur Teknis Edisi Kedua PPTK Gambung)


Artikel yang terkait dengan Gambung:
1. Grading: Masalah dan Solusinya (2)
2. Teknologi Terkini Proses Pengolahan Teh Untuk Mendukung Industri Hilir (4)
3. MatematiKATEKIN (6)
4. Siapa Bosscha Sebenarnya?

 
 

Ada 11 komentar pada artikel:
Sejarah Teh di Indonesia?

 
1. nofrianil dari Jakarta  - 28/01/2009 - 21:52 WIB
"artikel anda sangat membantu saya dalam menelusuri seluk beluk sejarah teh di indonesia, tolong di paparkan tentang perkembangan teh organik di indonesia apakah sudah ada atau belum"
 
 
2. Ansari dari Bogor  - 29/01/2009 - 04:18 WIB
"Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih telah mengunjungi rumahteh dot com, dan kami sebagai pengelola web ini senang apabila pengunjung merasakan manfaatnya.
Perkembangan teh organik di Indonesia didasari oleh kesadaran para pengusaha komoditas ini, baik di on farm maupun off farm terhadap tingginya kadar residu pestisida yang terkandung di dalam teh jadi. Kemudian diberlakukanlah Maximum Residu Level (MRL) yang merupakan batas residu yang boleh terkandung di dalam teh jadi, sehingga teh tersebut menjadi lebih aman dikonsumsi manusia. Beberapa kebun teh milik perusahaan nasional dan swasta sudah mengusahakan perkebunan teh yang organik. Hal tersebut dilakukan dengan cara menggunakan biopestisida, pupuk organik dan pemanfaatan bahan alami lainnya di perkebunan teh serta mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia.
Demikian informasi singkat, semoga membantu."
 
 
3. Yuanita Tanuwijaya dari Depok  - 15/03/2009 - 13:50 WIB
"Terimakasih atas pencerahannya ini..tapi saya masih butuh lebih banyak lagi info tentang teh baik di Indonesia maupun di Cina..Apakah bisa membantu saya? karena saya sedang menyusun skripsi tentang teh..thanks"
 
 
4. Dadan ROHDIANA dari Bandung  - 18/03/2009 - 18:05 WIB
"Terimakasih atas kunjungannya di rumahteh[dot]com. Mengenai info teh dari China, kira2 apa yang bisa kita bantu. Kebetulan salah satu kontributor kami baru pulang dari China. Mudah2an bisa memberi informasi bagi anda."
 
 
5. Immanuel dari Padang  - 01/03/2010 - 23:12 WIB
"Isi nya bagus........."
 
 
6. Muhammad Akbar dari Purwokerto  - 08/04/2010 - 08:05 WIB
"Artikel anda sangat bagus, apakah bisa memasukkan tentang berbagai merk teh di Indonesia? karena saya sedang menyusun skripsi tentang preferensi merk teh. Terimakasih."
 
 
7. Euis Shariasih dari Jakarta  - 30/06/2010 - 06:57 WIB
"Terimakasih atas info tentang lokasi percobaan penanaman teh di Cisurupan,.. tapi saya perlu info lebih banyak lagi tentang perkembangan kebun-kebun teh pada masa kolonial.... karena saya berencana menyusun thesis tentang perkebunan teh .... terimakasih."
 
 
8. Ansari dari Bogor  - 30/06/2010 - 07:14 WIB
"Mengenai informasi tentang perkembangan kebun teh (khususnya Jawa Barat) pada masa kolonial, saya pernah membaca di dalam buku tentang sejarah kota Bandung. Termasuk di dalamnya tentang penguasaan lahan oleh Belanda, istilahnya tuan tanah, yang memulai usaha perkebunan teh pertama kali di bumi Pasundan. Informasi lebih lengkap mungkin dapat kita peroleh dari tiap-tiap perkebunan teh yang ada, sebab kita dapat langsung memperoleh info dari karyawan atau penduduk setempat, seperti pengalaman saya sewaktu di perkebunan teh Cisaruni dan Papandayan di Garut.
Semoga membantu dan terimakasih atas kunjungannya di rumahteh[dot]com."
 
 
9. Euis Shariasih dari Jakarta  - 30/06/2010 - 07:45 WIB
"Terimakasih infonya."
 
 
10. Crisna dari Malang  - 09/07/2010 - 20:05 WIB
"Rumah Teh franchise gak ya ?"
 
 
11. Ansari dari Bogor  - 19/07/2010 - 11:40 WIB
"Yth Pak Crisna, untuk saat ini rumahteh[dot]com masih dalam tahap memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat mengenai teh. Untuk kedepannya, tidak tertutup kemungkinan untuk mengembangkannya menjadi sarana bisnis. Semoga kita dapat bekerjasama untuk kemajuan industri teh di Indonesia. Terimakasih atas kunjungannya dan salam hangat Tea Lover."
 
 
 

Berikan komentar Anda mengenai artikel
Sejarah Teh di Indonesia?

  Nama
 
  Email
 
 
  Kota
 
 
  Komentar
 

 
Anda harus mengisi seluruh form.
Komentar Anda akan dievaluasi terlebih dulu sebelum ditampilkan di rumahteh[dot]com.


   Info lainnya:


pesan buku TEH INI MENYEHATKAN di sini!



 
 




| Home | Iptek | Kesehatan | Lifestyle | Kuliner | Services | Encyclope-tea | FAQs | Free Download | Tentang Kami |
Apakah website ini bermanfaat bagi Anda?
 
© www.rumahteh.com
to top