Artikel ini bersumber dari
Elsevier International Journal - Life Sciences: 78 (2006), page 2073-2080 yang menegaskan tentang manfaat
Green Tea Polyphenolic Catechin untuk mencegah kanker dan nonkanker dalam penggunaannya di dunia medis. Pertanyaan yang sering muncul mengenai teh hijau dan kesehatan adalah: "Apa benar beberapa cangkir teh hijau per hari dapat menjauhkan kita dari dokter?" Tampaknya pertanyaan itu sering dikemukakan sehubungan begitu populernya manfaat teh hijau bagi kesehatan seperti kandungan antioxidant nya, terutama di Asia Timur dan juga semakin meningkatnya ketertarikan dunia barat terhadap teh hijau.
Beberapa penelitian epidemologi telah menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan terhadap kelebihan teh hijau mencegah kanker, kardiovascular dan penyakit syaraf. Keunggulan teh hijau bagi kesehatan ini didukung juga oleh bukti-bukti ilmiah yang pernah diujicoba kepada hewan seperti pengaruhnya terhadap cancer chemoprevention, hypercholesterolemia, artherosclerosis dan penyakit Parkinson, Alzheimer serta kajian mengenai penyakit degenerative lainnya.
Dalam hasil penelitian tersebut dijelaskan juga mengenai bioavailability polyphenol catechin aktif terutama epigallocatechin-3-gallate (EGCG), yang merupakan catechin paling aktif di antara yang lainnya. Artikel tersebut juga menegaskan manfaat teh hijau dan EGCG yang diujicoba terhadap beberapa penyakit pada hewan dan manusia. Perlakuan perbedaan dosis mengenai pengaruh EGCG terhadap kanker, neurodegenerative dan cardiovascular, serta perbedaan dosis yang digunakan pada penelitian secara in vitro dan pengaruhnya secara in vivo pada manusia telah diujicoba, sebelum pemanfaatan teh hijau meluas ke masyarakat umum.